5 Elemen Dasar Menuju Komunikasi Yang Baik

Dalam kehidupan sehari-hari kita selalu komunikasi secara esensial baik dilingkungan keluarga, kantor, teman dan lain-lain. Oleh karena itu, komunikasi harus dilakukan dengan baik. Bagaima komunikasi dilakukan dengan baik ?

Ada lima elemen yang harus diperhatikan agar komunikasi dapat dilakukan dengan baik. Dari kelima elemen tersebut antara lain :

1. Kondisi Psikologi

Setiap orang mempunyai kondisi psikologi yang berbeda. Prinsip, nilai-nilai, dan pengalaman yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda mengetahui kondisi pasangan kita bicara, misalnya apakah seseorang termasuk pendiam atau cenderung ekspresif. Jika orang diam, mungkin anda akan berpikirn ia setuju dengan tindakan Anda, mungkin saja ia sakit dengan tindakan yang anda lakukan.

2. Kondisi Hubungan

Perasaan Anda terhadap pasangan sangat menentukan cara Anda. berkomunikasi dengannya. Coba ingat-ingat, ketika Anda marah kepada  pasangan Anda, Anda dapat meluncurkan kata-kata kasar. Sedangkan saat senang bercanda ria, Anda akan mengeluarkan kata-kata manis. Karena itu saat Anda kesal dengan pasangan Anda, jangan mengajaknya bicara.

3. Situasi

Situasi di sekitar Anda dapat menentukan cara berkomunikasi, mulai dari topik hingga pilihan kata. Percakapan Anda dengan pasangan ketika memenuhi undangan pesta dapat juga berbeda ketika Anda berduaan di rumah. Mungkin pada saat itu pasangan tidak akan merespon kemanjaan Anda seperti biasanya. Jadi jangan tersinggung jika sikap pasangan Anda tiba-tiba berubah pada situasi tertentu.

4. Suasana

Dalam suasana lingkungan akan berpengaruh dalam menentukan jalannya komunikasi. Bayangkan saja Anda berada di lokasi yang bising, AC ruangan yang mati, dan cuaca yang panas. Hal ini akan membuat komunikasi terganggu. Untuk itu, pandai-pandailah untuk membangun suasana komunikasi yang baik. Ketika mobil terjebal macet misalnya, bangunlah suasana romantis dan hangat, misalnya dengan memasang musik lembut di dalam mobil atau suasana yang bikin Happy.

5. Budaya

Perbedaan budaya dapat memicu miskomunikasi. Mereka yang berlatar belakang budaya misalnya Ambon mungkin dapat bicara terang-terangan saat komunikasi. Berbeda dengan mereka yang berlatar budaya jawa yang memperhatikan tata krama. Anda juga harus tahu kebiasaan berkomunikasi dengan latar budaya pasangan Anda tersebut.

Salam Sejahtera,

Ibnu AR Sulaksana

08121130617 atau YM : i3nu.sulaksana@yahoo.co.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: