9 Peta Strategis Merancang Dana Pendidikan Anak

Sebentar lagi kita akan memasuki tahun ajaran baru. Tentunya Anda sebagai orang tua mempunyai keinginan besar untuk menyekolahkan putra-putri Anda akan tetapi Anda dipusingkan dengan biaya pendidikan yang semakin mahal.

Ketika Anda sebagai orang tua tidak mempersiapkan Dana Pendidikan ini, pasti langkah yang paling mudah dilakukan  adalah pinjam sana-pinjam sini, atau bisa juga pergi ke pegadaian, karena pegadaian bisa mengatasi masalah tanpa masalah. Betul kan?, Walau sebenarnya Anda akan membuat masalah baru, dikarenakan Anda harus membayar bunga.

Ok pertanyaan yang ada di benak Anda ” Bagaimana Caranya ya “, cara mengatur anggaran primer agar tujuan pendidikan anak tercapai tanpa mengganggu kebutuhan yang lainnya?

Berikut ini saya akan memberikan 9 Peta Strategis bagaimana merancang anggaran Dana Pendidikan Anak agar terwujud :

1. Doa. Sesuatu usaha tanpa berdoa kepada Allah maka hasilnya akan tidak sesuai yang kita harapkan.

2.  Niat. Karena segala sesuatu akan tercapai berdasarkan niat yang tulus dan ikhlas.

3.Persiapkan Anggaran Sedini Mungkin. Jangan menunda mempersiapkan dana pendidikan anak. Jika Anda baru mulai menabung saat anak sudah berusia 5 tahun, maka Anda harus mengejar jumlah nominal yang cukup besar dibandingkan dengan Anda sudah mempersiapkan anggaran sejak si anak berusia 1 tahun. Selain itu, pasangan muda yang baru memiliki momongan jelas memiliki jangka waktu yang lebih panjang untuk mempersiapkan dana pendidikan anak dibandingkan pasangan yang sudah mendekati masa pensiun.

4. Atur Jumlah Anggaran Pendidikan untuk Masing-masing Anak dalam Porsi yang Berbeda. Jika Anda memiliki anak lebih dari satu, maka sebaiknya anggaran pendidikan dipisah untuk masing-masing anak. Pilihanya bisa mengikuti Asuransi Pendidikan.

5. Berpikir Realistis Dalam Merencanakan Anggaran. Hitung seberapa besar pendapatan Anda berdua dan coba bersikap dan berpikir realistis dalam merencanakan anggaran pendidikan anak. Rancangan anggaran pendidikan yang sesuai dengan kemampuan Anda dan sesuaikan dengan kebutuhan Dana Pendidikan yang hendak dicapai.

6. Tentukan Prioritas.
Jika kebutuhan hidup sangat banyak dan sulit untuk menyisihkan dana pendidikan anak, berarti ini saatnya Anda berdua harus mulai mengatur prioritas hidup. Coba kurangi beberapa porsi pengeluaran yang tidak terlalu penting, seperti makan di restoran atau belanja pakaian baru atau jalan-jalan atau merokok.

7.  Alokasi Dana. Cukup sisihkan sebagaian penghasilan Anda dan pasangan setiap bulanya atau tiap harinya 20 ribu sehingga target menabung atau membayar asuransi bisa tercapai tanpa harus banyak mengorbankan kebutuhan lainnya. Idealnya adalah menyisihkan minimal 10% dari penghasilan Anda berdua per bulan untuk ditabung.

8.  Mintalah ilustrasi kepada Agen Asuransi Anda. sehingga Anda mengetahui berapa besar premi asuransi yang seharusnya Anda bayar agar anak Anda bisa meneruskan pendidikan di sekolah dengan kualitas yang Anda inginkan dan memperoleh semua manfaat yang Anda butuhkan.

9. Laksanakan Poin ke-1 dan poin ke-8 . Anda pasti akan memetik hasilnya kelak Hari ini dan Masa Depan Anda . DIJAMIN 100% Anda akan menikmatinya.


“Harta dan Penerus yang tak ternilai di dunia ini adalah

Buah Hati Anda Tersayang“

Salam Sejahtera,

Ibnu AR Sulaksana

08121130617 atay YM:i3nu.sulaksana@yahoo.co.id

2 responses to this post.

  1. Boleh ni tipS nya, mgkn 15thn lg jika aku sekolahkan anak saya, soalx skr blm nikah,

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: