Kaya di masa Tua

“Bersakit – sakit dahulu bersenang-senang kemudian”

itu yang selalu kita dengar pada waktu kita masih duduk di bangku SD dulu dan sekarangpun masih begitu, begitupun dengan kita kerja keras sewaktu muda, mendapatkan nikmat di hari tua.  Tentu setiap orang mendambakan perputaran hidup yang ideal tersebut, Betul ?. Dan siklus tersebut bisa dicapai asalkan ada kemauan, tekad yang bulat untuk meraih masa yang indah dan yang paling penting mempersiapkannya sejak dini.  Hari ini juga.

“Sudahkah Anda membayangkan dan renungkan akan hal ini …….”

Impianku :

1. Bagaimana bentuk rumah tinggal Saya di masa tua nanti ?

2. Apakah cukup rumah sederhana di lingkungan perdesaan yang jauh dari polusi kota?

3. Atau menginginkan rumah yang besar yang bisa menampung anak dan cucu dan berlokasi di dekat sanak keluarga?

4. Bagaimana gaya hidup yang Saya inginkan?

5. Apakah Saya ingin menghabiskan waktu untuk hobi yang Anda sukai?

6. Apakah Saya suka jalan-jalan ke luar negeri? Atau Saya ingin menghabiskan waktu bersama keluarga, ingin bermain bersama cucu-cucu yang sangat lucu?

Bagaimanapun juga kehidupan yang Anda inginkan, tentunya akan jauh lebih baik bila Anda mandiri secara finansial. Artinya, Anda memiliki uang yang cukup untuk membiayai kehidupan sendiri, tidak bergantung kepada anak, ataupun pihak-pihak lain.

Darimanakah penghasilan yang dapat Anda gunakan untuk membiayai kehidupan yang Anda inginkan di hari tua nanti? Apakah masih akan terus sampai bekerja seumur hidup Anda, atau cukup mengandalkan tabungan hari tua (dana pensiun) yang telah Anda siapkan jauh-jauh hari sewaktu muda / bekerja .

Pilihan yang ideal bila Anda tidak bekerja lagi adalah mengandalkan dana pensiun Anda. Dengann dana/tabungan yang sudah Anda sisihkan setiap bulannya di masa muda, yang tujuannya adalah untuk dipergunakan di masa pensiun nanti. Karena pada saat usia pensiun nanti kemampuan Anda tidak sebaik dulu dan tentunya dimasa tua nanti akan lebih baik menghabiskan waktu bersama cucu-cucu / keluarga dirumah, atau “lebih mendekatkan diri” kepada Tuhan.

Untuk mewujudkan itu semua, Anda memerlukan sebuah perencanaan keuangan untuk masa pensiun. Di dalam perencanaan tersebut, Anda menghitung berapa biaya yang akan dibutuhkan untuk kehidupan di masa pensiun nanti, dengan memperhitungkan faktor inflasi tentunya. Setelah itu Anda memilih produk investasi apa yang sesuai dengan kepribadian Anda. Dengan perkiraan besarnya return dari investasi tersebut,dan berapa tahun jangka waktu yang dapat dipergunakan untuk berinvestasi, Anda dapat memperkirakan berapa jumlah uang yang perlu disisihkan setiap bulannya untuk hari tua nantinya.

Dan satu hal yang tak kalah penting dalam perencanaan masa pensiun nanti adalah antisipasi akan resiko yang mungkin terjadi, seperti sakit,  kecelakaan, cacat tetap total atau meninggal. Untuk itu sebuah Asuransi layak jadi pilihan untuk memastikan tercapainya dana pensiun, sehingga meskipun ada suatu resiko Jaminan hari tua/pensiun senantiasa akan Ada.

“Anda pasti bisa untuk menyisihkan atau merencanakan dana Anda untuk masa depan yang lebih indah”

Salam Sejahtera

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: